
MTsN 1 Merangin, (8/9/2025)_Simulasi OMI 2025 digelar pada Senin 8 September 2025. MTsN 1 Merangin turut serta melakukan simulasi dengan sembilan peserta didik masing-masing tiga peserta didik pada tiap bidang olimpiade yaitu Matematika, IPA, dan IPS. Ibu Hidayatul Fadliah, S.Pd.I., selaku wakil kepala bidang akademik dan evaluasi serta guru pembimbing, memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya proses belajar dan keberanian untuk mencoba, bukan hanya mengejar kemenangan. "Anak-anakku, jangan pernah mengukur keberhasilan hanya dari piala yang kalian raih. Kemenangan sejati adalah ketika kalian berani melangkah, berani mencoba, dan berani belajar dari setiap kesalahan. Proses yang kalian lalui hari ini jauh lebih berharga daripada medali apa pun. Teruslah berjuang dengan ilmu dan akhlak yang mulia. Kami bangga melihat semangat kalian. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk menguji diri dan menjadi versi terbaik dari diri kalian," ujarnya.

Selama simulasi, para peserta mengerjakan soal-soal berstandar olimpiade dari tiga mata pelajaran utama, yaitu Matematika, IPA, dan IPS. Tujuan utama pelaksanaan simulasi ini adalah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik. Mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.

Selain itu, simulasi ini juga melatih kemampuan manajemen waktu, ketelitian, dan mental kompetitif para peserta. Berdasarkan hasil simulasi, tim pengajar akan melakukan analisis mendalam untuk memberikan bimbingan intensif pada area yang masih perlu diperbaiki. Diharapkan saat kompetisi sesungguhnya berlangsung, seluruh delegasi dari Kabupaten Merangin sudah siap secara materi dan mental.

Ratusan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan madrasah di Kabupaten Merangin, mengikuti simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Kegiatan ini digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi sains dan akademik tingkat provinsi. Simulasi ini menjadi tahapan penting untuk memantapkan kesiapan para peserta OMI yang akan mewakili daerah mereka.Panitia dari Kemenag Merangin memastikan seluruh proses simulasi berjalan sesuai standar, termasuk pengawasan yang ketat untuk menjaga integritas pelaksanaan. Para peserta sangat serius dan fokus saat mengerjakan soal, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Momen ini juga dimanfaatkan oleh para guru pembimbing untuk mengevaluasi strategi bimbingan yang telah dilakukan dan menyesuaikan materi tambahan sesuai kebutuhan olimpiade. Keberhasilan simulasi ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pihak yang terlibat, mulai dari Kemenag, kepala madrasah, guru pembimbing, hingga para peserta didik. Setelah simulasi, para peserta akan memasuki fase akhir bimbingan sebelum menghadapi kompetisi utama.
Editor_Sensei
|
457x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...